Alumni TF ITB dilantik menjadi anggota KRT-BRTI 2018-2022

Ikatan Alumni TF ITB mengucapkan selamat dan sukses kepada alumni TF ITB yang diberi amanah dalam Komite Regulasi Telekomunikasi pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (KRT-BRTI) periode 2018-2022 yang dilantik pada hari Rabu, 19 Desember 2018.

Alumni TF ITB tersebut adalah

1. Bpk Ismail (TF87) yang menjabat sebagai Ketua dan Anggota KRT-BRTI selaku Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo mewakili unsur pemerintah

2. Bpk Setyardi “Kelik” Widodo (TF92) yang menjabat sebagai Anggota KRT-BRTI mewakili unsur masyarakat.

DR Ismail (TF87) dan Setyardi Widodo (TF92) terekam dalam foto bersama.

Semoga pemikiran dan kerja keras Bpk Ismail (TF87) dan Bpk Setyardi Widodo (TF92) makin membawa nama baik Teknik Fisika ITB serta membawa kemajuan bagi bangsa dan makin menyejahterakan masyarakat Indonesia.

Profil DR. Ir. Ismail, MT (TF87)

Alumni Teknik Fisika ITB Bandung ini adalah sosok mumpuni di bidang telekomunikasi. Merintis karier sebagai PNS di Ditjen Postel, DR Ismail sempat menjadi pejabat eselon 2 di PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Pada tahun 2012, Menkominfo Tifatul Sembiring memanggil pulang dengan menunjuknya sebagai Direktur Telekomunikasi. Di Akhir 2013, DR Ismail dirotasi menjadi Direktur Telekomunikasi Khusus dan Kewajiban Pelayanan Universal.

Pada akhir tahun 2015, nomenklatur Direktorat Telekomunikasi Khusus berubah menjadi Direktorat Pengembangan Pita Lebar. Jadilah DR Ismail menjadi Direktur Pengembangan Pita Lebar.

Tugas baru sebagai Dirjen SDPPI kini diembannya setelah melalui seleksi yang ketat dari beberapa calon unggul. Ditjen SDPPI memiliki kewenangan dalam pengaturan, pengelolaan, & pengendalian sumber daya & perangkat pos & informatika yg terkait dengan penggunaan oleh internal (pemerintah) maupun publik.

Profil Setyardi Widodo (TF92)

Pria kelahiran Purworejo pada 29 Mei 1975 ini mengambil pendidikan S1 di Teknik Fisika ITB dan melanjutkan S2 di UI dengan peminatan Administrasi Bisnis.

Menkominfo Rudiantara menyalami mas Kelik (TF92) seusai pelantikan KRT-BRTI

Setyardi mengawali kariernya menjadi reporter bidang Teknologi Informasi dan Telekomunikasi di Bisnis Indonesia yang dikelola PT Jurnalindo Aksara Grafika pada 2000. Hingga saat ini ia masih ada di perusahaan yang sama dan menapaki sejumlah jabatan.

Jabatan itu mulai dari asisten redaktur, redaktur, managing director, hingga general manager sejak 2018 hingga saat ini.

Sekilas mengenai Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia atau disingkat BRTI adalah sebuah lembaga yang berfungsi sebagai badan regulator telekomunikasi di Indonesia. BRTI dibentuk melalui UU 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Suasana Pelantikan KRT-BRTI periode 2018-2022

Fungsi dan wewenang BRTI sendiri secara garis besar sebagai berikut:

Penyusunan dan penetapan ketentuan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi.

Pengawasan terhadap penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi

Pengendalian terhadap penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi

Terdapat tiga tantangan besar bagi KRT BRTI periode 2018-2022 yakni interkoneksi, broadband dan efisiensi industri telekomunikasi.

Isu interkoneksi, saat ini sedang dibahas regulasinya supaya bisa menghasilkan persaingan yang sehat antaroperator, dan juga pemain OTT (Over The Top). Setiap industry diharapkan bisa mendapat keuntungan, dan bagi hasil yang merata.

Sedangkan broadband, juga menjadi tantangan bagi BRTI supaya pada 2019, semua masyarakat Indonesia bisa menikmati koneksi broadband untuk mendorong pembangunan ekonomi. Program ini juga, nantinya sejalan dengan program dari Bappenas dalam mendongkrak implementasi broadband di seluruh Tanah Air.

Sementara itu, terkait efisiensi industri, jumlah operator telekomunikasi yang sebanyak tujuh operator dinilai tidak efisien dan menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Oleh karena itu, BRTI siap memfasilitasi untuk membuat regulasi, terkait sharing infrastruktur, konsolidasi, maupun akusisisi antaroperator.

Berita terkait:

Profil mas Kelik (TF92) dituliskan oleh Kompas

https://nasional.kompas.com/read/2018/12/19/16145441/6-anggota-krt-brti-2018-2022-terpilih-ini-profilnya

Susunan lengkap keanggotaan KRT-BRTI

https://m.detik.com/inet/telecommunication/d-4351142/yuk-pdkt-dengan-penggawa-anyar-brti-2018-2022

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Badan_Regulasi_Telekomunikasi_Indonesia

https://id.beritasatu.com/home/tugas-brti-tahun-ini-bereskan-interkoneksi/117132

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s